Sejarah dan Profil Kalurahan Sidokarto Godean Sleman
Kalurahan Sidokarto (bahasa Jawa: Sidakarta) merupakan salah satu wilayah di Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Memiliki perpaduan sejarah panjang, potensi budaya, serta perkembangan masyarakat yang dinamis, Sidokarto tumbuh sebagai salah satu wilayah yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisi dan kearifan lokalnya.
Sejarah Terbentuknya Kalurahan Sidokarto
Pada masa awal berdirinya, wilayah yang kini dikenal sebagai Sidokarto tidak serta-merta berbentuk satu kalurahan. Dahulu, wilayah ini terdiri dari tiga kelurahan, yakni:
-
Kelurahan Rewulu
-
Kelurahan Wirokraman
-
Kelurahan Klajoran
Ketiganya memiliki struktur pemerintahan masing-masing sebagaimana pola administrasi desa pada masa itu. Namun, seiring perkembangan pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta, diterbitkanlah maklumat tentang reorganisasi wilayah kelurahan pada tahun 1946. Mengikuti regulasi tersebut, tiga kelurahan di atas kemudian digabung menjadi satu kesatuan wilayah otonom dengan nama Desa Sidokarto.
Pengesahan resmi perubahan wilayah ini ditetapkan melalui Maklumat Nomor 5 Tahun 1948 tentang Perubahan Daerah-Daerah Kelurahan. Sejak saat itu, Sidokarto menetapkan dirinya sebagai kalurahan dengan pemerintahan yang lebih terstruktur, kuat, dan siap berkembang.
Sidokarto sebagai Desa Wisata Sidoakur
Salah satu potensi unggulan Sidokarto adalah kehadiran Desa Wisata Sidoakur, yang diresmikan pada 21 Maret 2009. Berlokasi di Padukuhan Jethak II, desa wisata ini menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Beragam aktivitas dapat ditemukan di sini, mulai dari:
-
Homestay rumah tradisional
-
Kesenian hadroh
-
Musik kentongan dan ronda
-
Macapat
-
Pengolahan limbah menjadi kompos
-
Produk makanan dan jamu tradisional
-
Kerajinan daur ulang limbah domestik
Desa Wisata Sidoakur menjadi representasi bagaimana masyarakat Sidokarto memadukan kearifan lokal dengan inovasi untuk menciptakan nilai ekonomi dan pengalaman wisata yang edukatif.
Baca juga: Profil dan sejarah kalurahan sidoarum godean
Batas Wilayah Kalurahan Sidokarto
Secara geografis, Sidokarto memiliki batas wilayah sebagai berikut:
-
Utara: Kecamatan Mlati
-
Timur: Kalurahan Sidomoyo dan Sidarum
-
Selatan: Kalurahan Sidomulyo
-
Barat: Kalurahan Sidoagung
Letak strategis ini menjadikan Sidokarto sebagai wilayah penghubung antar-kalurahan sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Godean bagian barat.
Pemerintahan Kalurahan Sidokarto

Pemerintahan kalurahan dipimpin oleh perangkat yang memiliki peran penting dalam pengelolaan administrasi, pembangunan, dan pelayanan masyarakat. Adapun pejabat Kalurahan Sidokarto adalah:
-
Lurah: H. Istiyarto Agus Sutaryo, S.E.
-
Carik: Herdian Alhusnan, S.E.
-
Jagabaya: Sujatmiko, S.P.
-
Ulu-ulu: Sigit Prabowo
-
Kamituwa: Windaryanta, A.Md.
-
Kaur Danarta: Ika Wahyu Ningrum, S.Pd.
-
Kaur Tata Laksana: Krismi Nurhayati
-
Kaur Pangripta: Bunawan Miteranto, S.I.P.
-
Babinsa: Dedy M.
-
Bhabinkamtibmas: Nurman Taufik
Mereka menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat serta penggerak pembangunan di berbagai bidang.
Padukuhan di Kalurahan Sidokarto
Sidokarto terdiri dari 14 padukuhan dengan karakter dan potensi masyarakat yang beragam. Masing-masing padukuhan dipimpin oleh dukuh yang menjadi tokoh masyarakat setempat.
Daftar Nama Padukuhan dan Dukuh
| No | Nama Padukuhan | Nama Dukuh | Kampung / Perumahan |
|---|---|---|---|
| 1 | Jetak I | Jaswadi | Jetak I |
| 2 | Jethak II | Wahyu Kiswanto | Jethak II, Perum Permata Godean, Perum Pondok Pinang, Perum Sidokarto Asri |
| 3 | Klajuran | Lus Setya Nugraha, S.IP | Klajuran, Perum Pesona Harapan |
| 4 | Semarangan | Mujiyanto | Semarangan, Perum Bumi Mulia Godean, Griya Palem Indah |
| 5 | Ngawen | Imam Nugroho | Ngawen, Perum Alam Mulia, Perum Alam Asri |
| 6 | Wirokraman | Ferry Suryanto, SH | Wirokraman, Perum Wirokraman |
| 7 | Sorolaten | Tri Warjunadi | Sorolaten |
| 8 | Prenggan | Pramusinto | Prenggan |
| 9 | Jetis Prenggan | Sugiwanti | Jetis Prenggan |
| 10 | Rewulu Wetan | Dwi Hartana | Rewulu Wetan |
| 11 | Rewulu Kulon | Hartanto | Rewulu Kulon, Brintik |
| 12 | Sembuh Wetan | Handoko | Sembuh Wetan |
| 13 | Nogosari | Titik Nuryati | Nogosari, Perum Taman Mutiara, Griya Palem Indah, Perum Alam Asri, Griya Duta Sejahtera |
| 14 | Dukuh | Suryanto | Dukuh, Perum Kembang Asri 2 |
Masing-masing padukuhan juga meliputi kampung dan perumahan yang semakin menunjukkan perkembangan pemukiman masyarakat di Sidokarto.
Penutup
Kalurahan Sidokarto adalah potret harmonisasi antara sejarah, budaya, dan modernitas. Dari akar sejarah penyatuan tiga kelurahan, pengembangan desa wisata berbasis masyarakat, hingga pertumbuhan perumahan dan demografi yang dinamis—semuanya menunjukkan bahwa Sidokarto adalah wilayah yang hidup, berkembang, dan terus bergerak menuju masa depan yang lebih maju tanpa kehilangan identitasnya. Di tengah perkembangan tersebut, masyarakat Sidokarto tetap menjunjung tinggi gotong royong, menjaga kekayaan tradisi, serta terus berinovasi dalam berbagai bidang, sehingga menjadikan kalurahan ini sebagai contoh keberhasilan pembangunan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan berakar kuat pada kearifan lokal.


One Comment on “Sejarah dan Profil Kalurahan Sidokarto Godean”